Minggu, 15 Mei 2016

Dalam Kebingungan kita

Kemarin kita masih sama-sama menjadi matahari,
Kala senja, kau tetap memilih menjadi matahari lalu aku menjadi bayu.
Malam itu kau tetap menjadi matahari dan aku menjelma dalam kepekatan
Entah mengapa, kau berubah menjadi rembulan dan menyihirku semakin gelap
hingga bintang-bintang pun berdecak heran "Inikah dia yang pernah kita kenal"

Bukan..itu bukan wajahku, itu adalah wajahmu
bukankah wajahmu penuh luka kala terpapar mata air
Aku memberimu senyuman dalam anggukan ia
Wajahku, wajah penuh luka dan borok
walau sdikit terlihat seperti kembaranmu
ahhh...semoga fatamorgana



Tidak ada komentar:

Posting Komentar